Penggunaan lahan yang
ada di Provinsi Jambi, alih fungsi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit
dan HTI, yang motifnya adalah untuk kepentingan ekonomi tanpa mempertimbangkan
aspek ekologi. Pembukaan lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit dan HTI
telah menghilangkan fungsi hutan gambut sebagai pemasok baha-bahan yang
bernilai ekonomi serta akan menurunkan fungsi konservasi bagi spesies
langka dan dilindungi, satwa langka dan tumbuhan penting, komunitas dan
ekosistem. Sayangnya Perusahan yang berkontribusi atas terjadinya kerusakan
dilahan gambut hanya melakukan tindakan insidentil juga tanpa memperbaiki tata
kelola air atau drainase di daerah operasinya. Kemudian lahan yang telah
terdegradasi juga sebagai penyumbang terjadi kebakaran hutan dan lahan, betapa
tidak fenomena pemberian izin tambang, HPH/HTI yang telah menggerus fungsi
hutan sebagai sumber air tidak lagi menjalankan fungsinya. (Kompasiana.com)
Hal tersebut menjadi
krisis karna tidak ada satupun pemerintahan yang mau bertanggung jawab, baik
dari kedaerahan maupun kenegaraan. Hal tersebut disebutkan oleh banyak khalayak
yang menulis comment dan meminta tolong pada berbagai macam public pada social
media seseoerang yang seharusnya tidak berkepentingan untuk mengurus hal
tersebut.
Pada halnya yang
terdapat pada instagram Annisa Yudhoyono atau menantu dari mantan presiden
Indonesia yakni Susilo Bambang Yudhoyono. Pada salah satu postingannya terdapat
salah satu pengguna akun instagram yang bernama “tiarayudiah” tersebut meminta
pertolongan pada Mbak Annisa untuk menyampaikan kepada bapak SBY apa yang
sedang dirasakan warga-warga yang sedang berada pada kota Riau tersebut.
Mereka meminta
tolong untuk secepatnya diselsaikan masalah perasapan tersebut karna sudah amat
menggangu, baik untuk aktifitas sehari-hari bahkan juga untuk kesehatan yang
terus menurus menuntut mereka untuk memakai penutup (masker) agar asap terbseut
tidak terhirup dan seakan tidak berbahaya. Yang sebenarnya asap tersebut sangat
berbahaya untuk kesehatan apalagi alat pernafasan.
pada postingnya dia
memberikan suntingnya seperti berikut,

No comments:
Post a Comment